Minggu, 17 Juli 2011

Let's Get 'Lost'


Mungkin rute yang kita pilih membuat kita tersesat.
Kita mulai hilang arah dan menyalahkan pilihan kita yang nekat.

Tapi mungkin 'peta yang lama' memang sedang diagendakan untuk dibuang.
Untuk kita dipaksa berbelok dari pemandangan usang.
Mungkin sebenarnya kita sedang dibuat bertemu
dengan bagian lain yang selama ini sembunyi dibalik ragu.

Mungkin sebenarnya kita sedang dituntun  tangan yang tidak kelihatan.
untuk menemukan tempat yang selama ini kita rindukan.

Semoga.


"You must believe. Not all who wander are lost."


Menikah yuk, Sayang!
Tak perlu dijejali mimpi yang mengawang-awang.
Karena cinta bisa disajikan dengan ringan.
Dari kita menikmati kopi pagi & sarapan
Sampai kita saling memberi kecupan selamat malam
Mari kita sediakan cinta ruangan
sehingga dia selalu kerasan.

Sabtu, 16 Juli 2011


"Hey, semesta!", 
teriak senja yang mulai turun meliputi ibukota.
"Dua hati mana yang malam ini kau konspirasikan untuk bertemu?
Hey, kebetulan-kebetulan yang bukan kebetulan,
aku berpesan,
skenariokan dua jiwa yang sejatinya bersama, 
untuk saling menemukan jalannya."

Ingatlah, kita pernah saling jatuh cinta.


Ingatlah kita pernah dijebak rasa yang sama
Dimana mataku memiliki bahasa
Dan cuma matamu yang tahu terjemahannya.

Ingatlah kita pernah dijebak reaksi kimia sejenis
Ketika hati saling mengirim unsur merah muda puitis
  Bersenyawa menjadi rumusan romantis.

Ingatlah kita pernah dijebak rindu yang nakal
 Mengungkap rasa tanpa takut menyesal.
karena cinta kadang tak perlu masuk akal.

 Ingatlah kita pernah saling jatuh cinta.

:)

Jumat, 15 Juli 2011

terkadang


Terkadang cuma curi-curi waktu yang bisa kita rayakan.
ketika kamu tiba-tiba mampir,
disaat aku dan deadline sedang kejar-kejaran.

Terkadang cuma momen sederhana yang bisa kita pesan.
Nasi goreng pinggir jalan. 
Duduk bersebelahan. 
Tidak lebih dari satu jam. 

Terkadang cuma sensasi singkat yang bisa kita bawa pulang. 
Ketika ujung jari sesekali bersentuhan,
Sejumlah itulah rindu yang berhasil disampaikan.

Minggu, 03 Juli 2011

Making wishes



Aku membuat harapan-harapan

Tentang keberanian menghampiri terang
Yang biasanya cuma diintip diam-diam
Padahal disana tiap bagian diriku disempurnakan.

Aku membuat harapan-harapan

Tentang iman bersayap yang membuat langit terbuka
Tentang jiwa yang hidup ketika berani mencinta
Tentang menemukan harta ketika rasa takut bukan lagi masalah

Aku membuat harapan-harapan 

Tentang ciumanmu kelak sekonstan kopi pagiku
Tentang bebas menarik bahumu tiap bantal sudah bikin jemu
Tentang telunjuk yang menyusur kontur hidungmu tiap selesai bercumbu 

Tapi bagaimana kalau ini cuma hayalan?

Ah, tapi bagaimana kalau itu semua bisa jadi kenyataan?

;)

Sabtu, 02 Juli 2011

my own little universe



Somewhere inside my brain, I have my own little universe.

Dimana saya melangkah dengan ringan hampir melayang,
Sembari menghirup udara jenaka transparan.
Dimana langit paginya rasa cappuccino
bertekstur marshmallow dan seringan melodi piano.
Dan langit sorenya rasa teh poci
bertabur gelembung udara yang terbang dengan pelan.

Di sana semua yang sederhana mengandung keajaiban.
Rintik hujan pagi, uap panas kue serabi, sampai teh susu basi.
Emutan permen loli, sepatu teplek warna-warni, 
dan rona pipi memerah karena grogi.
Noda kari tumpah, air mata hampir pecah, 
sampai jejak kaki bebek di pinggir sawah.
Gemuruh gede rasa, ocehan patah hati,
dan hasrat memeluk yang cuma bisa diwakili oleh sentuhan jari.
Rasa pahit di kopi luwak, dan rasa ajaib ciuman pria dari tiap zodiak.
Hati yang disentuh cinta dan tubuh yang digerakan gairah.
Lubang pada hati, konspirasi pada kepala, 
dan deretan rindu yang siap dilempar ke angkasa.

Semesta saya liar, suka berpetualang. 
Apa yang disentuh jari berubah jadi puisi ketika menggunakan hati.
Semesta saya nakal, tak mengerti aturan. 
Sampai saya balik ke dunia nyata, memakai kepala lagi.